Blogger Tips and Tricks
Tampilkan postingan dengan label adat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

Di Jepang, manekin di toko tirukan gerakan para pelanggannya


japan-mannekin-robot-store-display1
Pengecer pakaian JepangUnited Arrows, telah menemukan cara yang inovatif untuk membuat para pelanggannya memperhatikan jendela display-nya.
japan-mannekin-robot-store-display2
Dengan menggunakan dua ‘MarionetteBots‘, robot setengah manekin ini mampu meniru gerakan para pelanggan yang berjalan di depan jendela display.
japan-mannekin-robot-store-display3
Menggunakan teknologi Kinect dan serangkaian kabel, teknologi tersebut memungkinkan manekin-manekin tersebut untuk meniru gerakan dari setiap orang -mirip dengan boneka marionette.
Klik untuk menonton video di bawah ini:

8 Hal yang Dapat Dilakukan Dengan Gratis di Jepang


Di Jepang kita tidak akan pernah kesulitan untuk mendapatkan hiburan, namun kadang hal itu datang dengan harga yang mahal. Di bawah ini terdapat 8 alternatif hal-hal gratis yang dapat Anda coba :
1. Hari masuk gratis. Beberapa taman seperti Ritsurin atau museum memiliki hari masuk gratis setiap beberapa bulan sekali, sehingga menikmati pemandangan yang biasanya mungkin memakan biaya beberapa ribu yen bisa Anda nikmati dengan gratis jika Anda pergi pada hari yang tepat.
2. Kuil. Hampir semua kuil bebas untuk dikunjungi. Jadi melihat-lihat kuil akan selalu menjadi hal gratis yang menyenangkan untuk dilakukan.
3. Museum dan taman gratis. Hampir semua taman kota gratis dikunjungi, dan begitu juga dengan beberapa museum yang dibuka untuk umum. Contohnya adalah museum anak-anak dekat bandara Takamatsu yang tidak perlu membayar untuk masuk.
4. Pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan seringkali mengadakan peragaan busana  dan pertunjukan lain seperti lomba tari dan bahkan acara komedi untuk menarik perhatian orang banyak.
5. Pusat Kota. Beberapa pusat kota dan perpustakaan memiliki kelas gratis, ceramah-ceramah dan pertunjukan budaya yang terbuka untuk umum.
6. Pusat Internasional. Pusat Internasional adalah tempat yang sangat bagus untuk menemukan hal yang harus dilakukan. Mereka memiliki daftar perkumpulan di mana Anda dapat bergabung di dalamnya, kuliah gratis dan acara-acara budaya, dan juga daftar orang yang ingin melakukan pertukaran bahasa.
7. Stasiun kereta api dan landmark. Pada akhir pekan, musisi dan seniman muda tampil di mana pun mereka bisa. Anda dapat menemukan berbagai performer yang berbeda di luar stasiun kereta api dan di sekitar bangunan terkenal dan landmark lainnya. Stasiun Nagoya selalu memiliki kelompok performer yang menarik yang menyanyi dengan sepenuh hati pada saat-saat akhir pekan.
8. Festival. Dalam festival kita selalu memiliki berbagai macam hal untuk dilihat dan dilakukan. Sulit untuk menemukan permainan gratis di festival-festival, namun biasanya ada pertunjukan, parade, acara, atau demonstrasi yang dapat Anda saksikan secara gratis. Apa yang dapat Anda lihat tergantung pada jenis dan skala besar festival itu.
sumber : injapan.gaijinpot.com

Permainan bola yang anggun dari para bangsawan Heian dimainkan di kuil Kyoto

AJ201301050034M

Permainan kuno “kemari,” jenis sepakbola yang dimainkan oleh kaum bangsawan di Periode Heian (794-1185), dihidupkan pada 4 Januari yang lalu di kuil Shimogamojinja di Kyoto Sakyo Ward, Jepang.
Kemari Hajime tahunan, atau “menendang bola pertama setiap tahunnya,” diselenggarakan di lapangan “mariniwa” seluas 15 meter persegi dari kuil tersebut, yang terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO.
Di tengah hujan salju yang sesekali turun, para anggota Shukiku Hozonkai, sebuah asosiasi untuk melestarikan olahraga ini, membentuk kelompok yang terdiri dari delapan orang dan menendang bola putih dari kulit rusa secara bolak-balik sambil berteriak “Ari,” “Ya” dan “Oh.” Para penonton bertepuk tangan dan bersorak saat para pemain berkostum warna-warni menunjukkan passing yang anggun dan gerak kaki yang terampil.
Tujuan dari permainan ini adalah untuk menjaga bola, yang berdiameter 20 cm dan berat 150 gram, agar tidak menyentuh tanah.
(Source: ajw.asahi.com)

Potret Jepang Masa Lalu – 20 Foto Yang Menakjubkan

historical-japan-02-reading

Dikelilingi oleh gedung-gedung tinggi dan selamanya terpaku di depan layar komputer dan smartphone kita, kita sering lupa bahwa dunia yang kita tinggali ini dulunya merupakan sebuah tempat yang lebih sederhana. Orang-orang menulis surat dengan santai, mengatur jadwal dengan baik sejak jauh hari sebelumnya untuk bertemu dengan teman dan orang-orang yang kita cintai, dan, tanpa memiliki video streaming dan pemutar musik yang ringkas dan tahan air sebagai alat hiburan kita, kita lebih dapat memiliki waktu untuk mengapresiasi hal-hal kecil yang ada di sekeliling kita.
Sebagai pengingat akan gaya hidup Jepang yang dulunya sangat tenang namun sangat indah, di bawah ini kami hadirkan sebuah koleksi foto, yang menyajikan berbagai kultur Jepang masa lalu seperti taman yang indah, jembatan kayu yang dengan lengkungannya yang kokoh di atas sungai, dan orang-orang biasa yang menghabiskan hari mereka, sekitar 100 tahun yang lalu.
Jadi seduhlah secangkir teh yang nikmat, matikan ponsel Anda, dan sisihkanlah beberapa menit dari waktu Anda untuk menikmati dan mengapresiasi betapa berbedanya kehidupan di Jepang jaman dahulu itu.
Silakan menikmati.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...