Blogger Tips and Tricks
Tampilkan postingan dengan label doll. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doll. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Mei 2013

Daruma

Daruma (だるま atau 達磨?) adalah boneka sekaligus mainan asal Jepang dengan bentuk hampir bulat, dengan bagian dalam yang kosong serta tidak memiliki kaki dan tangan. Model dari benda ini adalah Bodhidharma, pendiri dari Zen.

Boneka ini merupakan pembawa keberuntungan dan lambang harapan yang belum tercapai. Daruma dijual dengan kedua belah mata yang belum digambar. Orang yang ingin harapan atau cita-citanya terkabul menggambar salah satu sisi dari kedua matanya dengan kuas dan tinta. Bila harapan orang tersebut sudah tercapai, daruma akan menerima mata yang satunya lagi.

Di Jepang, produsen boneka daruma terbesar ada di kota Takasaki, Prefektur Gunma.



Daruma dibuat dengan teknik yang di Jepang disebut hariko. Teknik yang sama juga digunakan untuk membuat maneki neko atau berbagai macam bentuk patung yang lain. Patung yang dijadikan pola ditempel dengan lapisan kertas hingga menjadi bentuk yang diinginkan. Setelah lem kering, kertas yang melapisi patung dibelah dan patung yang menjadi pola dikeluarkan. Belahan bagian depan dan bagian belakang disatukan kembali dengan tempelan lapisan kertas. Boneka daruma biasanya dicat dengan warna merah menyala sesuai dengan warna pakaian Bodhidharma. Selain itu, warna merah dianggap memiliki kekuatan menolak bala.

Tentang Rilakkuma and Friends^^



Udah tau tentang Rilakkuma and Korilakkuma???
ラックマ ini dibaca rirakkuma karena di Jepang tidak ada huruf L jadi sebenarnya kita baca rilakkuma saja ya supaya kliatan keren dikit, rilakkuma sendiri katanya sih sebutan untuk binatang beruang.. bukan berUang loh,, tapi BEAR=Beruang

Boneka Kokeshi




 

Apa itu kokeshi? Kokeshi adalah boneka tradisional kerajinan tangan yang terbuat dari kayu dan telah ada sejak 150 tahun yang lalu. Boneka Kokeshi telah berevolusi dari sekedar mainan anak yang sederhana menjadi bagian dari kesenian rakyat Jepang dan berkembang menjadi cinderamata wisatawan.

   Secara formal, boneka ini dibuat dengan bentuk anthromorphic (bisa tinggi dan elegan, ataupun pendek dan lucu),yang menunjukkan bakat rakyat Jepang dalam hal seni dekorasi dan seni pahat dengan bentuk manusia – yang semua dilakukan menggunakan alat-alat yang sederhana. Bentuk dan penampilan boneka ini dipadu dengan inovasi seni kontemporer. Misalnya boneka Oshin (babysitter), yang menjadikan koseshi tidak semata-mata boneka, namun juga sebagai sebuah tanda tentang sejarah yang dialami Jepang.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...